Ilmuwan: Bumi Ternyata Pernah 'Kiamat'
Selasa, 11 Februari 2014 - 17:17 wib | Ahmad Luthfi - Okezone
Browser anda tidak mendukung iFrame
Ilustrasi (Foto: Lpi.usra.edu)
BOSTON - Ilmuwan meneliti
sejarah Bumi ratusan juta tahun lalu. Pada periode kepunahan massal
Permian 540 juta tahun lalu, Bumi kehilangan hampir sebagian besar
makhluk hidup di laut maupun di darat.
Dilansir
Livescience,
Selasa (11/2/2014), peneliti di Massachusetts Institute of Technology
(MIT) Amerika Serikat mengungkap beberapa faktor penyebab matinya hewan
purba pada periode Permian tersebut.
Ilmuwan mengatakan,
kepunahan massal yang pernah terjadi ini menandai akhir periode geologi
Permian 252 juta tahun lalu. Lebih dari 96 persen kehidupan laut dan 70
persen spesies darat mati.
Sebagai perbandingan, 85 persen
makhluk hidup mati pada era dinosaurus di akhir periode Cretaceous 66
juta tahun lalu. "Ini merupakan salah satu titik infleksi (perubahan)
mendasar dalam lintasan kehidupan di Bumi. Ini mengatur panggung untuk
sisa evolusi," jelas Seth Burgess, kepala peneliti dan ahli geokimia di
MIT.
Studi juga mengungkap, lebih dari 90 persen kehidupan di
Bumi lenyap dalam waktu 60 ribu tahun pada kepunahan massal Permian.
Temuan ini dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy
of Sciences.
Ilmuwan menduga beberapa faktor seperti letusan
gunung api di Siberia, menyebabkan penyebaran gas yang membunuh spesies
secara masif. Penting bagi peneliti mengetahui durasi 'kiamat' yang
menyebabkan kematian massal ini untuk dapat membantu menjelaskan potensi
pemicunya.
"Apa pun yang menyebabkan kepunahan itu benar-benar
cepat atau biosfer mencapai beberapa ambang batas kritis. Memiliki
linimasa yang akurat untuk kejadian kepunahan massal dan intervalnya
adalah penting, karena memberi kami ide mengenai bagaimana biosfer
merespon," terangnya.
Ilmuwan juga mengungkap faktor lainnya yang
berpotensi menyebabkan kepunahan massal, yakni gas rumah kaca.
Temperatur laut juga diprediksi naik sekira 10 derajat Celcius sebelum
kepunahan terjadi dan berlanjut ke awal periode Triassic.
Meningkatnya karbon dioksida membuat laut lebih asam. Ini juga kemungkinan sebagai penyebab matinya spesies laut.
(ahl)